IDENTITAS.
Nama Guru Pengampu : Ririn Era Listiya, S.Pd.I
Mata Pelajaran : Bahasa Arab
Hari/Tanggal : Kamis, 15 OKTOBER 2026
Fase/Kelas : D / VIIIC dan VIIID
Judul Materi : Tamrinat (Jumlah Ismiyah)
Pertemuan ke : 5
CAPAIN PEMBELAJARAN
peserta didik mampu memahami struktur kalimat bahasa Arab sederhana, yaitu jumlah ismiyah (mubtada’ dan khabar) dan jumlah fi’liyah (fi’il, fa’il, dan maf’ul bih). Mereka dapat mengidentifikasi unsur-unsurnya dalam teks pendek, lalu menyusun kalimat sederhana yang benar secara lisan maupun tulisan sesuai konteks sekolah dan kehidupan sehari-hari.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian jumlah (kalimat) dalam bahasa Arab, mengidentifikasi jumlah ismiyah beserta unsurnya (mubtada' dan khabar), Mengidentifikasi jumlah fi'liyah beserta unsurnya (fi'il, fa'il, dan maf'ul bih) dan membedakan jumlah ismiyah dan jumlah fi'liyah.
Berkesadaran (mindful) Peserta didik menyadari tujuan belajar dan memantau pemahamannya sendiri
Bermakna (meaningful) Kalimat dibuat dari konteks nyata: sekolah, kelas, dan aktivitas harian
Menggembirakan (joyful) Permainan kartu kalimat, kuis, dan proyek kreatif
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
~Menganalisis perbedaan jumlah ismiyah berdasarkan kata pertamanya.
~Mengidentifikasi mubtada’ dan khabar
~Menyusun kalimat ismiyah sesuai kaidah.
MATERI PEMBELAJARAN
Sebelum memasuki materi pembelajaran, mari kita mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.
1. Al-Malik (Yang Maha Merajai/Penguasa)
Peserta didik diingatkan bahwa kekuasaan sejati di alam semesta ini mutlak milik Al-Malik. Tokoh pemimpin—baik yang adil maupun yang zalim—dalam cerita fiksi menjadi sarana refleksi bagi peserta didik, bahwa setiap bentuk kepemimpinan di dunia memiliki pertanggungjawaban moral dan spiritual di hadapan-Nya.
2. Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)
Peserta didik diajarkan untuk menyadari bahwa inspirasi, ide cemerlang, dan kemampuan berpikir kreatif merupakan bentuk rezeki non-materi yang dianugerahkan oleh Ar-Razzaq. Oleh karena itu, proses kreatif dalam menulis hendaknya diawali dengan kesadaran spiritual, yaitu memohon kelancaran ide kepada Sang Maha Pemberi Rezeki.
3. Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)
Peserta didik diajak merenungkan bahwa kemampuan manusia menciptakan cerita hanyalah bentuk imitasi terbatas dari kekuasaan Al-Khaliq. Jika manusia mampu menciptakan dunia fantasi dalam pikiran dan tulisan, maka Allah Swt. adalah Pencipta yang sesungguhnya—Dialah yang menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada, lengkap dengan hukum alam yang sempurna. Perenungan ini melatih keimanan agar imajinasi manusia tidak melampaui batas ketuhanan atau mengklaim diri mampu mencipta secara hakiki
MATERI PEMBELAJARAN
Jumlah ismiyah adalah kalimat nominal dalam bahasa Arab yang diawali dengan isim (kata benda) dan terdiri dari dua unsur pokok:
• Mubtada': Isim makrifah yang berada di awal kalimat sebagai subjek.
• Khabar: Penjelasan atau informasi yang melengkapi mubtada' sebagai predikat.
Contoh Jumlah Ismiyah
• اَلْبَيْتُ نَظِيْفٌ (Al-baitu nazhiifun) – Rumah itu bersih.
• اَلْكِتَابُ جَدِيْدٌ (Al-kitaabu jadiidun) – Buku itu baru.
• اَلْمَسْجِدُ كَبِيْرٌ (Al-masjidu kabiirun) – Masjid itu besar.
ASESMEN
التَّدْرِيبُ ٧: أَكْمِلِ الْجُمَلَ التَّالِيَةَ بِإِتْيَانِ اسْمٍ أَوْ فِعْلٍ مُنَاسِبٍ مَا بَيْنَ الْقَوْسَيْنِ.
Latihan 7: Lengkapilah kalimat-kalimat berikut dengan isim atau fi’il yang sesuai yang ada di dalam kurung!
(وَاسِعَةٌ – نَظِيفَةٌ – تَفْتَحِينَ – يَشْرَحُ – تَقْرَأُ – يُسَاعِدُ – مُجْتَهِدَانِ – نَظِيفٌ – مُطِيعَاتٌ – يَجْلِسُونَ)
١. الْمَدْرَسَةُ ....
٢. الْفَصْلُ ....
٣. الْأُسْتَاذُ ... الدَّرْسَ.
٤. هِيَ ... الْقُرْآنَ.
٥. أَنْتِ ... الْكُرَّاسَةَ.
٦. الْوَلَدُ ... أَبَاهُ.
٧. الْبَنَاتُ ....
٨. التِّلْمِيذَانِ ....
٩. الْقَرَاطِيسُ ....
١٠. الطُّلَّابُ ... فِي الْفَصْلِ.
Kesimpulan Pembelajaran
Jumlah Ismiyah adalah Kalimat yang di awali dengan Isim( Kata Benda ) susunan nya terdiri dari Mubtada' dan Khabar.
Mubtada' adalah Isim Marfu' yang terletak di awal kalimat.
Khabar adalah Isim yang mengikuti Mubtada' ya untuk melengkapi makna nya Mubtada'.
Kesimpulan Hasil Pembelajaran
Dari hasil pembelajaran hari ini tentang jumlah ismiyah , peserta didik mulai bisa membedakan jumlah ismiyah dengan jumlah fi'liyah , dan dapat memahami mana Mubtada' nya dan mana khabarnya. Namun ada beberapa peserta didik yang masih lambat dalam pemahamannya