Hari : Rabu, 30 November 2022
Kelas : IX A - IX FMateri : Kisi-kisi soal
Bahasa Arab adalah bahasa yang paling mulia Ibnu Katsir juga menyatakan, “Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”
Hari : Rabu, 30 November 2022
Kelas : IX A - IX FIsim Kana Dan Saudaranya – Sebelum membahas lebih jauh mengenai isim kana berikut dengan saudara-saudaranya, perlu diketahui bahwa kana dan saudaranya tersebut termasuk salhsatu amil yang biasa memasuki mubtada dan khabar.
Baca juga : Pengertian Mubtada dan Khabar
Adapun amil-amil yang sering memasuki mubtada dan khabar tersebut ialah :
Ketiga amil tersebut memiliki aturan-aturannya masing-masing, dimana ia akan dibahas pada tulisan-tulisan selanjutnya.
Apabila kana dan saudaranya memasuki mubtada maka ia akan me-rafa’kan mubtadanya (isimnya) dan dan menashabkan khabarnya.
Contoh :
زَيْدٌ قَائِمٌ → menjadi → كَانَ زَيْدٌ قَائِمًا
Kata قَائِمٌ yang kedudukannya sebagai khabar sebelumnya ber-i’rab rafa’ berubah menjadi nashab قَائِمًا yang ditandai dengan fathah. Lihat disini : Tanda-Tanda Irab Nashob
Adapun rincian dari kana dan saudaranya tersebut ialah sebagai berikut :
كَانَ = Bermakna menggambarkan keadaan
امسى = Bermakna menggambarkan waktu sore hari
اَصْبَحَ = Bermakna menggambarkan waktu pagi
اَضْحى = Bermakna menggambarkan waktu dhuha
ظَلَّ = Bermakna menggambarkan waktu siang hari
بَاتَ = Bermakna menggambarkan waktu malam hari
صَارَ = Bermakna menggambarkan dari satu keadaan menjadi keadaan lain
لَيْسَ = Bermakna meniadakan
مَازَالَ = Bermakna tidak terputus-putus
مَاانْفَكَ = Bermakna tidak terputus-putus
مَافَتِئَ = Bermakna tidak terputus-putus
مَابَرِحَ = Bermakna tidak terputus-putus
مَادَامَ = = Bermakna tetap dan terus-menerus
Dan derivari dari lafadz-lafadz tersebut di atas misalnya كَانَ – يَكُوْنُ – كُنْ dan اَصْبَحَ – يُصْبِحُ – اَصْبِحْ
Demikian penjelasan mengenai isim kana dan saudaranya dalam kaidah ilmu nahwu bahasa arab yang disertai dengan contohnya, semoga mudah difahami
Hari : Selasa - Rabu
Kelas : (7 D - 7C) & ( 7B - 7A )
Materi : ظرف المكان
KD. 4.2 Menerapkan Kaidah tentang bentuk makna dalam Zhorful Makan
Hari : Selasa- Rabu
Tanggal : 13-14 September 2022
Materi : Zhorof Zaman dan Zhorof Makan
KD. 4.2
Tujuan : Siswa mampu menghafal apaa saja Zhorof makan
ظَرْفِ اَلزَّمَانِ وَظَرْفِ اَلْمَكَانِ
Sebelum menjelaskan tentang ظَرْفِ اَلزَّمَانِ وَظَرْفِ اَلْمَكَانِ secara rinci kita fahami dulu istilah yang digunakan yang ada kaitannya dengan dhorof. Dalam Kitab Al Fiah bahwa dhorof itu bisa disebut dengan Maf’ul Fiih, hal ini dikarenakan didalamnya menyimpan makna “Fii”. الْمَفْعُولُ فِيْهِ وَهُوَ الْمُسَمَّى ظَرْفَاً
Dhorof dibagi menjadi Dua macam:
A. Dhorfu Zaman (الظَّرْفُ الزَّمَانُ)
Dalam kitab Jurmiyah dikatakan bahwa ظَرْفِ اَلزَّمَانِ ِ adalah :
ظَرْفُ اَلزَّمَانِ هُوَ اِسْمُ اَلزَّمَانِ اَلْمَنْصُوبُ بِتَقْدِيرِ “فِي” نَحْوَ اَلْيَوْمِ, وَاللَّيْلَةِ, وَغَدْوَةً, وَبُكْرَةً, وَسَحَرًا, وَغَدًا, وَعَتَمَةً, وَصَبَاحًا, وَمَسَاءً, وَأَبَدًا, وَأَمَدًا, وَحِينًا وَمَا أَشْبَهَ ذَلِكَ.
B. Dhorfu Makan (الظَرْفُ الْمَكَانُ)
Dalam kitab Jurmiyah dikatakan bahwa ظَرْفِ اَلزَّمَانِ ِ adalah :
وَظَرْفُ اَلْمَكَانِ هُوَ اِسْمُ اَلْمَكَانِ اَلْمَنْصُوبُ بِتَقْدِيرِ “فِي” نَحْوَ أَمَامَ, وَخَلْفَ, وَقُدَّامَ, وَوَرَاءَ, وَفَوْقَ, وَتَحْتَ, وَعِنْدَ, وَمَعَ, وَإِزَاءَ, وَحِذَاءَ, وَتِلْقَاءَ, وَثَمَّ, وَهُنَا, وَمَا أَشْبَهَ ذَلِكَ.
Dhorof makan adalah
اسم مكان الذى يقع فيه الحدث المنصوب بتقدير في
Isim makan yang dinasabkan yang jatuh padanya pekerjaan serta menakdirkan fii (pada/dalam).
Beberapa Dhorof Makan dapat Anda lihat di tabel berikut:
No | Dhorof Makan | Cara Membaca | Arti |
1 | أَمَامَ | Amaama | Di Depan |
2 | وَرَاءَ | Waroo a | Di Belakang |
3 | جَانِبَ | Janiba | Di Samping |
4 | عَلَي | ‘ala | Di Atas (nempel) |
5 | فَوْقَ | Fauqo | Di Atas (Tidak Nempel) |
6 | تَحْتَ | Takhta | Di Bawah |
7 | بَيْنَ | Baina | Di Antara |
Hari : Selasa - Jum'at
Tanggal : 6 - 10 September 2022
Kelas : 8 A - 8 C
Materi : Al - Adad Attartibi ( Assa'ah )
KD. 4.2
Tujuan :
Siswa siswi mampu mengetahui angka jam sesuai urutannya
Assa'ah ( Jam )
coba perhatikan mufradat di bawah ini yang menunjukkan jam dalam bahasa Arab.
| Pukul | الساعة |
|---|---|
| Pukul 01.00 | السَّاعَةُ الْوَاحِدَة |
| Pukul 02.00 | السَّاعَةُ الثَّانِيَة |
| Pukul 03.00 | السَّاعَةُ الثَّالِثَة |
| Pukul 04.00 | السَّاعَةُ الرَّابِعَة |
| Pukul 05.00 | السَّاعَةُ الْخَامِسَة |
| Pukul 06.00 | السَّاعَةُ السَّادِسَة |
| Pukul 07.00 | السَّاعَةُ السَّابِعَة |
| Pukul 08.00 | السَّاعَةُ الثَّامِنَة |
| Pukul 09.00 | السَّاعَةُ التَّاسِعَة |
| Pukul 10.00 | السَّاعَةُ الْعَاشِرَة |
| Pukul 11.00 | السَّاعَةُ الْحَادِيَة عَشْرَة |
| Pukul 12.00 | السَّاعَةُ الثَّانِيَة عَشْرَة |
HARI : SELASA-KAMIS
TANGGAL : 6-8 SEPTEMBER 2022 KELAS : 7A- 7D
MATERI : MUFTADA' DAN KHOBAR
Pertemuan : 4 x pertemuan
KD. 4.2
TUJUAN :
1. SISWA MAMPU MENENTUKAN MANA MUFTADA ' DAN KHOBAR NYA
2. SISWA MAMPU MEMBUAT KALIMAT DENGAN SUSUNAN MUFTADA' KHOBAR
Dalam ilmu nahwu yang mempelajari tata Bahasa Arab, ada sebuah istilah yang disebut mubtada khobar. Ini adalah dua isim yang membentuk jumlah ismiyyah, yaitu kalimat dalam Bahasa Arab yang memiliki subjek berupa kata benda dan dilengkapi dengan predikatnya.
Isim sendiri merupakan kata yang menunjukkan pada makna tersendiri dan tidak disertai dengan status waktu. Jika dianalogikan dengan tata Bahasa Indonesia, isim adalah semacam kata benda atau pokok kalimat (objek). Nah, apabila ada dua isim yang membentuk jumlah ismiyyah, hal itulah yang disebut dengan mubtada khobar.
Mubtada khobar memiliki pengertian yang berbeda. Mubtada adalah isim marfu’ atau isim yang diterangkan, letaknya di awal kalimat. Sedangkan, khobar adalah isim yang menerangkan mubtada tersebut sehingga maknanya menjadi sempurna.
Khobar juga terbagi menjadi dua macam. Khobar pertama terdiri dari satu kata isim. Isimnya bisa berupa isim mufrod, isim mutsanna, ataupun isim jama’. Khobar kedua terdiri dari kalimat (jumlah mufidah) dan semi kalimat (shibhul jumlah).
Setiap mubtada harus marfu’.
Umumnya mubtada terletak di awal kalimat, tetapi pada kasus-kasus tertentu bisa tidak demikian.
Secara umum, mubtada itu ma’rifah, bukan nakirah.
Mubtada bisa juga berupa isim dhomir.
Sedangkan, kaidah khobar adalah:
Khobar harus sesuai dengan mubtada dalam hal bilangannya (mufrod, mutsanna, atau jama’nya).
Khobar harus sesuai dengan mubtada dalam hal jenis (mudzakkar atau muannatsnya).
Contoh:
مُحَمَّدٌ قَائِمٌ (Muhammad berdiri)
مُحَمَّدَانِ قَائِمَانِ (Dua Muhammad berdiri)
Latihan
Silahkan
Tentukan mana muftada' DAN khobarnya
مُحَمَّدٌ قَائِمٌ
Tanggal : Senin- Jum'at 3 September 2022
Kelas :9A -9F
Materi : Tashrif Lughowi fiil mudhori'
KD . 4.2
Tujuan : Siswa mampu mengerti perubahan yg terdapat pada fiil mudhori' dengan isim dhomir nya
Apa Itu Tashrif Lughowi Fi’il Mudhori’?
Tashrif Lughowi Fi’il Mudhori’ adalah perubahan kata yang terdapat pada fi’il mudhori’ disertai dengan perubahan dhomir (kata ganti). pembelajaran tentang tashrif fi’il mudhori’ kita awali dengan tashrif fi’il mudhori’ dengan 3 huruf asli atau bahasa arabnya tsulasi mujarrod. Di dalam kitab amtsilatut tashrifiyyah karya syekh Muhammad ma’shum bin Ali Jombang terdapat 6 bab tentang bentuk tsulatsi mujarrod dari fi’il mudhori’. Sebagaimana tertulis di dalam tabel di bawah
Pada tabel di atas saudara dapat melihat perubahan kata di dalam fi’il mudhori’ mulai dari wazan (pola) bab 1 sampai bab 6 di dalam bentuk Tsulasi mujarrod (3 huruf asli). Sebagaimana di ketahui bahwa penulisan fi’il mudhori’ di dalam kalimat di dahului oleh huruf mudhoro’ah yakni alif, ya’ nun dan ta’ maka contoh penulisannya di dalam kalimat dari pola pertama sampai wazan ke enam sebagai berikut
هُوَ يَفْتَحُ artinya Dia laki-laki sedang membuka
هُمَايَفْتَحَانِ artinya Dia laki-laki berdua sedang membuka
هُمْ يَفْتَحُوْنَ artinya Mereka laki laki sedang membuka
هِيَ تفْتَحُ artinya Dia wanita sedang membuka
هُمَا تَفْتَحَانِ artinya Dia wanita berdua sedang membuka
هُنَّ يَفْتَحْنَ artinya Mereka wanita sedang membuka
اَنْتَ تَفْتَحُ artinya Kamu laki-laki sedang membuka
اَنْتُمَا تَفْتَحَانِ artinya Kamu berdua laki-laki sedang membuka
اَنْتُمْ تَفْتَحُوْنَ artinya Kamu semua laki-laki sedang membuka
اَنْتِ تَفْتَحِيْنَ artinya Kamu wanita sedang membuka
اَنْتُمَا تَفْتَحَانِ artinya Kamu berdua wanita sedang membuka
اَنْتُنَّ تَفْتَحْنَ artinya Kamu semua wanita sedang membuka
اَنَا اَفْتَحُ artinya Saya sedang membuka
نَحْنُ نَفْتَحُ artinya Kami sedang membuka
GURU PENGAMPU : RIRIN ERA LISTIYA, S.Pd.I MATA PELAJARAN: BAHASA ARAB HARI/TANGGAL : Kamis, 6 Agustus 2026 KELAS/FASE : 8C-8D / D CAPAI...