Jumat, 26 September 2025

DZORFUL MAKAN (ظَرْفُ الْمَكَانِ)

MATA PELAJARAN             : BAHASA ARAB

FASE / KELAS                      : FASE D/ VIIA -VIID

TEMA                                     : MUROFIQUL MADROSAH ( FASILITAS DISEKOLAH)

ELEMEN                                : ISTIMA' DAN KALAM

PERTEMUAN                        : 2 jP

GURU PENGAMPU              : RIRIN ERA LISTIYA, S.Pd.I

MATERI POKOK : DZORFUL MAKAN

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN:

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengeksplorasi informasi yang didengar tentang perkenalan, fasilitas di  madrasah, peralatan sekolah, alamat, rumah, keluarga, kegiatan sehari-hari, dengan menggunakan susunan gramatikal untuk memahami informasi tersurat dan tersirat dari teks yang didengar.

TUJUAN PEMBELAJARAN :

Peserta Didik mampu memahami menyimak - mengeksplorasi informasi yang didengar tentang perkenalan, fasilitas di  madrasah dan Gramatical Tentang Dzorof.

Pertanyaan Pemantik : 

Maa Ma'na Dzorful Makan ?

Bagaimana menghafal grammatical tentang dzorof  dengan cepat?


Assalamualaikum Sholeh sholeha umi .Shobahul Khoir? Kaifa Halukum ? 

Toyyib Pada pertemuan sebelumnya kita sudah membahas mengenai pengertian dzorof dan sudah membahas tentang dzorof zaman.

Pada pertemuan hari ini kita akan melanjutkan materi selanjutnya yaitu tentang Dzorof Makan.

MATERI PELAJARAN 

Gambar Zhorof Zaman dan Zhorof Makan

Dhorof  Makan (ظَرْفُ الْمَكَانِ)

Pengertian

Mengenai dhorof zaman dhorof makan, pengertian keduanya sangat sederhana. Jika zaman adalah waktu, maka makan adalah tempat. Jadi, dhorof makan adalah keterangan tempat.

Dalam kitab Al-Jurumiyah, dijelaskan bahwa dhorof makan adalah:

وظرفُ المكانِ هو اسمُ المكانِ المنصوبُ بتقدير فِي، نحو امام وخلف وقدّام ووراء وفوق وتحت وعند ومع وازاء وحذاء وتلقاء وهنا وثمّ وما اشبه ذلك

Dharaf Makan adalah isim (kata benda) kata keterangan tempat yang dibaca nashab dengan memperkirakan makna فِى (di/pada) yang menerangkan di mana kejadian berlangsung. Berikut beberapa isim dhorof makan yang memperkirakan makna فِى, diantaranya;

§   اَمَامَ (di depan)

§   بِجِوَارِى / جَانِبَ   (di samping)

§   وَرَاءَ (di belakang)

§   عِنْدَ (di samping)

§   فَوْقَ (di atas)

§   حَوْلَ (di sekitar)

§   تَحْتَ (di bawah)

§   هُنَا/ هُنَاكَ (disana / disana)

   Contoh:

الْمُدَرِّسَةُ اَمَامَ السَّبُّوْرَةِ = Bu guru itu di depan papan tulis

الْمِصْبَاحُ فَوْقَ الْمَكْتَبِ = Lampu itu di atas Meja  

الْقَلَمُ عَلَى الْمَكْتَبِةٌ = Pena itu di atas Meja

EVALUASI :

      -  Bentuklah kelompok terdiri dari 2-3 orang

      -  Bacalah dan pahamilah buku cetak yang kalian punya

      -  Analisislah serta cermati dan pahami materi tersebut 

      -  Presentasikanlah hasil analisis tersebut di depan kelas!

 Kesimpulan:

Alhamdulillah pertemuan hari ini kalian sudah mampu memahami materi tentang dzorof makan ( keterangan dalam bahasa arab ) dan kalian sudah mampu menjelaskan sedikit perbedaan dari beberapa materi tersebut dan membuat kan contoh dalam kalimat.

Baik itulah materi kita tentang dzorof makan pada pertemuan hari ini, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan kalian tanyakan langsung kepada Umi. Umi akhiri pembelajaran kita pada hari ini dengan membaca lafadz hamdalah, Alhamdulillah.

 

Refrensi :

https://abdulhamid72blog.wordpress.com/2014/03/01/bahasa-arab-dhorof-zaman-dan-dhorof-makan/

https://www.youtube.com/watch?v=FpXPwFBpyHo


Kamis, 25 September 2025

Jumlah Fi'liyah

NAMA PELAJARAN : BAHASA ARAB

KELAS : VIII ( DELAAPN ) A-B-C-D

FASE : D

GURU PENGAMPU : RIRIN ERA LISTIYA, S.Pd.I

Materi : Jumlah Fi'liyah

CP. Mengungkapkan informasi secara tertulis tentang:

المهنة واللاعبون الرياضيون؛ المهنة الطبية؛ عيادة المرضى

dalam berbagai struktur bahasa sederhana secara tepat


Tujuan : Siswa Mampu memahami pengertian Jumlah Fi'liyah

assalamu'alaikum. Shobahul khoir? Kaifa halukum? Antum bi khoir? 

Minggu lalu kita sudah membahas tentang jam (assaah) hari ini kita akan membahas Qowaid tentang jumlah fi'liyah. 

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Jumlah Fi'liyyah dan Contohnya

الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ = al-jumlatu al-fi'liyyat

Pengertian jumlah fi'liyyah => Kalimat dalam bahasa arab yang dimulai dengan fi'il (kata kerja).

Jumlah fi'liyyah terdiri dari tiga bagian, yaitu: fi'lun, faa'il, dan maf'ul bihi. (فِعْلٌ , فَاعِلٌ , مَفْعُولٌ بِهِ )


Pengertian faa'il => faa'il adalah isim marfu', terletak setelah fi'il. Adapun faa'il (فاعل ) adalah yang mengerjakan perbuatan atau sebagai pelaku perbuatan.


Pengertian maf'ul bih => maf'ul bihi adalah isim manshub, yang terkena atasnya perbuatan si pelaku (alias objek penderita).


Perbedaan jumlah ismiyyah dan jumlah fi'liyyah


Adapun perbedaan antara jumlah ismiyyah dan jumlah fi'liyyah adalah;

Jumlah ismiyyah:
- Kalimat yg di awali dengan kata benda (isim) yang  terdiri dari susunan mubtada' dan khabar.

Jumlah fi'liyyah:

- Kalimat yg di awali dengan fi'il (kata kerja) yang terdiri dari susunan fi'il, faa'il, dan maf'ul bih (kata kerja, pelaku perbuatan, objek penderita).

Lihat gambar agar lebih mengerti perbedaan perbedaan antara jumlah fi'liyyah dan jumlah ismiyyah

contoh jumlah fi'liyyah dan jumlah ismiyyah


Nah gimana? 

Gampang kan? 
Latihan : tentukan mana jumlah FI'LIYAH mana jumlah Ismiyyah 

الكُرْسِيُّ مَكْسُوْرٌ

 يَكْتُبُ اَحْمَدُ الالرِّسَالَةَ


Referensi:
Buku cetak bahasa Arab kelas 8
Belajararabdasar.blogspot.com


Toyyib .. 

Umi akhiri

W assalamu'alaikum. Wr. Wb

Jumat, 19 September 2025

ISIM ISTIFHAM ( KATA TANYA )

NAMA PELAJARAN : BAHASA ARAB 

FASE  : D

GURU PENGAMPU : RIRIN ERA LISTIYA, S.Pd.I

MATERI : ISIM ISTIFHAM

CAPAIAN PEMBELAJARAN : Peserta didik mampu mendengarkan komponen bahasa seperti fonem, kata, intonasi, penanda wacana tentang topik perkenalan, keluargaku, hobiku, rumahku, nama-nama buah, warna, peralatan sekolah, seragam, alat transportasi, alat rumah tangga, dan pemandangan alam dengan pola kalimat:

هذا، هذه، ذلك، تلك، ماهذا؟، ماهذه؟، ما ذلك، ما تلك، من هذا؟، من هذه؟، من تلك؟ من ذلك؟، untuk membedakan komponen bahasa dari teks yang didengar.

Tujuan Pembelajaran : 

❤️ Peserta didik mampu mengetahui apa saja Isim istifham dan apa itu istifham. 

Pertanyaan Pemantik : 

Apakah Pengertian Dari Isim Istifham?

Assalmualaikum. Ayyuhatjullab minggu lalu kita sudah membahas materi mengenai Isim Dhomir / kata ganti, nah pada hari ini kita akan sedikit membahas tentang isim istifham ( kata tanya ) supaya kita bisa menambah beberapa kalimat lagi saat berkenalan dengan menggunakan bahasa arab

perhatikan materi berikut:

 MATERI PEMBELAJARAN

Sebagai bahan pembelajaran mari kita lihat dari sisi bahasa dan istilah.

Dari sisi bahasa

Dalam tulisan arab, dituliskan dengan: اِسْمُ الْإِسْتِفْهَامِ.

اِسْمُ menurut kamus, diterjemahkan sebagai: nama, kata benda.

Sedangkan الْإِسْتِفْهَامِ, sebagai pemeriksaan, pertanyaan, permintaan penjelasan.

Asal katanya adalah اِسْتَفْهَمَ – يَسْتَفْهِمُ dari kata dasar tsulatsy mujarrad: فهم.


Definisi menurut istilah

Di dalam kitab Jami’ud Durus Al Arabiyah disebutkan sebagai berikut:

إسمُ الإستفهامِ هو اسمٌ مُبْهَمٌ يُستعلَمُ به عن شيءٍ، نحو “مَنْ جاء؟ كيفَ أنتَ؟

Isim istifham adalah isim mubham (masih belum jelas), yang dengan isim tersebut, sesuatu dimintai informasinya.

Contohnya:

مَنْ جَاءَ؟, siapa yang telah datang?

كَيْفَ أَنْتَ؟, artinya bagaimana keadaanmu


Macam Macam Isim Istifham Apa Saja?

diagram pembagian ismul istifham


Beberapa jenis kata tanya dalam bahasa arab di antaranya ada:

1. Man dan Man Dzaa (مَنْ , مَنْ ذَا)

Penggunaan kata man dan man dzaa digunakan untuk menanyakan seseorang atau individu yang berakal.

Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, artinya “siapa”.

Contohnya:

مَنْ فعلَ هذا, man fa’ala haadzaa: siapa yang melakukan ini?

مَنْ ذا مُسافرٌ, man dzaa musafirun?


2. Maa dan Maa dzaa (َمَا ,مَاذَا)

Ma dan madza (ما وماذا) digunakan untuk menanyakan sesuatu yang tidak berakal (meskipun, beberapa kasus digunakan juga untuk manusia yang berakal).

3. Mata (مَتَى)

Mata digunakan untuk menanyakan waktu.

Dalam Bahasa Indonesia biasa diartiken dengan “kapan”.

4. Aina (أَيْنَ)

Aina digunakan untuk menanyakan tempat sesuatu tinggal.

Dalam Bahasa Indonesia biasa diartikan dengan “dimana”.

Contohnya:

أَيْنَ اَخُوْكَ؟: dimana saudara laki-lakimu?

5. Kaifa (كَيْفَ)

Kaifa merupakan kata tanya dalam Bahasa Arab yang digunakan untuk menanyakan keadaan sesuatu.

Dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan dengan “bagaimana”.

Contohnya: كيفَ أنتَ, kaifa anta, bagaimana keadaanmu?

6. Kam (كَمْ)

Kam merupakan kata tanya dalam Bahasa Arab untuk menanyakan jumlah yang pasti.

Dalam bahasa Indonesia, diterjemahkan dengan “berapa”.

Contohnya:

كَمْ طَالِبًا فِي الفَصْلِ ؟

Berapa siswa yang ada di dalam kelas?


Ringkasan Adawatul Istifham

Jika diringkas, uslub istifham dapat dilihat sebagai berikut:

Isim istifham

1. man istifham (مَنْ) dan man dzaa (مَنْ ذَا) > siapa?

2. Maa dan Maa dzaa (َمَا ,مَاذَا) > apa?

3. Mata (مَتَى) > kapan?

4. Aina (أَيْنَ) > kapan?

5. Kaifa (كَيْفَ) > bagaimana?

6. Kam (كَمْ) > berapa?

Evaluasi : menghafalkan isim istifham !!!


Sumber: buku cetak Mts. 

https://www.belajarbhsarab.com/news/Istifham-dalam-al-Qur-an

Rabu, 17 September 2025

KALIMAH (KATA)

 NAMA PELAJARAN : BAHASA ARAB

FASE /KELAS : D / IX

GURU PENGAMPU : RIRIN ERA LISTIYA, S.Pd.I

Pertemuan : ke 7

Materi : Kalimah (Kata) Isim


CP : Memahami bunyi, makna, dan gagasan dari kata, frase, kalimat bahasa Arab sesuai dengan struktur kalimat yang berkaitan dengan topik اَلْكَلِمَةُ Kalimah ( Kata ) baik secara lisan maupun tertulis.

Tujuan Pembelajaran : 

 Melalui kegiatan  QOWAID ini peserta didik mampu memahami qowaid tentang kalimah/frasa.

 

MATERI PEMBELAJARAN

Assalamualaikum ayyuhatthullab :)  , disini umi akan menjelaskan tentang macam-macam kalimah atau kata dalam bahasa arab.

Setelah meneliti teks-teks bahasa arab, para ulama’ dalam bidang tersebut berkesimpulan bahwa kata atau kalimah dalam bahasa arab hanya ada 3 macam saja. yaitu kalimah isim (kata benda) ( الإِسْمُ ), kalimah fi'il (kata kerja ( الْفِعْلُ ), dan kata huruf ( الْحَرْفُ ). Berikut ini saya akan paparkan satu persatu dari jenis-jenis tersebut.

Macam-macam kalimah

Di dalam kitab Almuyassar fiil ‘ilmin nahwi menyebutkan bahwa :

اَلْكَلِمَةُ هِيَ لَفْظٌ لَهُ مَعْنًى –

Kalimah ialah lafadz ( kata ) yang memiliki arti.

Contoh :

Sekolah : مَدْرَسَةٌ  –

Buku tulis : دَفْتَرٌ –

Sedang menulis : يَكْتُبُ –

Dari :  – مِنْ


ISIM (Kata Benda)

Pengertian isim

Isim adalah kata yang menunjukkan sebuah arti, dan ia tidak terikat dengan waktu. Atau dalam istilah bahasa indonesia, disebut kata benda. Atau versi arabnya adalah:

الإسم هو كلمة دلت على معنى و لا تقترن بزمن                                       

Contoh Isim :

muhammad

مُحَمَّدٌ

Guru

مُدَرِّسٌ

Pohon

شَجَرَةٌ

pena

قَلَمٌ

Kucing

قِطٌّ

Matahari

شَمْسٌ

makkah

مَكَّةُ

sekolah

مَدْرَسَةٌ

Catatan: isim tidak hanya kata benda saja, tapi mencakup semua kata selain kata kerja dan kata huruf. Baik itu kata sifat, nama orang, nama hewan, nama tempat, benda-benda mati, dll....

Tanda-tanda isim

Cara mengetahui isim yang ada di sebuah kalimat adalah dengan melihat tanda tandanya. Adapun tanda-tanda isim ada 4, yaitu

1. Beri’rab jar/khafadz ( berharokat kasroh), contoh:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Semua yang berwarna merah diatas adalah isim karena berharokat kasrah.Sebuah kata bisa berharakat kasrah karena kemasukan amil yang membuat dia berharakat kasrah. Salah satu amilnya adalah bertemu huruf jar seperti pada contoh diatas.

2. Kata tersebut menerima tanwin, contoh:

Seorang laki-laki telah berkata

قَالَ رَجُلٌ

Aku telah duduk di atas sebuah kursi

جَلَسْتُ عَلَى كُرْسِيٍّ

Seorang siswa telah pergi kesekolah

ذَهَبَ طَالِبٌ إِلَى مَدْرَسَةٍ

3. Kata tersebut dimasuki alif dan lam, contoh:

Laki-laki itu telah berkata

قَالَ الرَّجُلُ

Aku telah duduk di atas kursi

جَلَسْتُ عَلَى الْكُرْسِيِّ

Siswa itu telah pergi kesekolah

ذَهَبَ الطَّالِبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ

4. Kata tersebut diawali huruf jar, contoh:

Aku telah duduk di atas kursi

جَلَسْتُ عَلَى الْكُرْسِيِّ

Siswa itu telah pergi kesekolah

ذَهَبَ الطَّالِبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ

Pena itu di dalam tas

الْقَلَمُ فِيْ الْحَقِيْبَةِ

Semua kata yang berada dibelakang huruf jar adalah isim. Adapun macam-macam huruf jar adalah sebagai berikut:

HURUF JAR

Dari

مِنْ

Ke

إِلَى

Dari

عَنْ

Di atas

عَلَى

Di / di dalam

فِيْ

Barangkali

رُبَّ

Dengan

الْبَءُ (بِ)

Seperti

الْكَافُ (كَ)

untuk

اللَّامُ (لِ)

 KESIMPULAN

~ Kalimah dalam bahasa adalah "Kata"
Kalimah dalam istilah adalah 

اَلْكَلِمَةُ هِيَ لَفْظٌ لَهُ مَعْنًى –

Kalimah ialah lafadz ( kata ) yang memiliki arti.

~ Kalimah terbagi menjadi 3 yaitu Kalimah Isim, Fi'il dan Huruf


Evaluasi : 

Sebutkan 5 kalimah ( kata ) dalam bahasa arab ?


Sumber : https://www.google.com/amp/s/www.ilmusaktiku.com/pengertian-kalimah/amp/


ANGKA BILANGAN 50-70

Nama Guru : Ririn Era Listiya  Mapel Diampu : Bahasa Arab Hari/Tanggal : Selasa, 10 Maret 2026 Kelas : 7B, 7C dan 7D Materi : Angka Bilangan...